pengobatan diare
Pengobatan diare
Pertolongan pertama pada penderita diare adalah dengan mengatasi
dehidrasinya, karena saat diare tubuh kehilangan banyak cairan tubuh.
Bila dengan pemberian cairan tubuh, diare tidak kunjung mereda bisa
diberikan terapi dengan mempertimbangkan penyebab diare. Berikut obat -
obat yang dapat digunakan untuk mengobati diare.
1. larutan elektrolit, untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan
mengganti cairan tubuh yang keluar dapat diberikan oralit, atau larutan
gula-garam (1/4 : 1 sendokteh dalam 1 gelas air)
2. kemoterapeutik untuk terapi kausal yaitu memberantas bakteri penyebab
diare, bisa diberikan obat golongan antibiotik, sulfonamid,
furazolidin, dan kliokinol ( harus dengan anjuran dokter)
3. obstipansia untuk terapi simptomatis, dapat terbagi lagi menjadi :
a. zat - zat pengurang peristaltik seperti loperamid, dan fenoksilat
b. adstringensia seperti tanalbumin
c. adsorbensi untuk menyerap racun seperti arang aktiv, atapulgite
d. mucilago seperti kaolin dan pectin
4. spasmolitika untuk melemaskan otot perut yang kejang sehingga
menyebabkan nyeri perut saat diare, bisa diberikan extr. beladon , atau
hyosine n-butilbromid.
5. suplemen , biasanya pengobatan diare terutama pada disertai dengan
pemberian suplemen agar anak tidak lemas , misalnya asupan zinc
Secara empiris, banyak juga obat tradisional yang dipercaya dapat
mengobati diare seperti daun jambu biji, air kelapa (sebagai cairan
elektrolit), air teh pahit, well... ini tergantung kepercayaan sih, ada
yang lebih percaya obat tradisional ada juga yang lebih percaya obat
modern. yang paling penting jika pengobatan diare ini tidak menunjukan
hasil yang baik segera bawa penderita ke rumah sakit untuk penanganan
lebih lanjut.
Semoga artikel ini bermanfaat.
Sumber :http://studifarmasi.blogspot.co.id/2012/02/pengobatan-diare.html
Sumber :http://studifarmasi.blogspot.co.id/2012/02/pengobatan-diare.html
Pengobatan diare
Pertolongan pertama pada penderita diare adalah dengan mengatasi
dehidrasinya, karena saat diare tubuh kehilangan banyak cairan tubuh.
Bila dengan pemberian cairan tubuh, diare tidak kunjung mereda bisa
diberikan terapi dengan mempertimbangkan penyebab diare. Berikut obat -
obat yang dapat digunakan untuk mengobati diare.
1. larutan elektrolit, untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan
mengganti cairan tubuh yang keluar dapat diberikan oralit, atau larutan
gula-garam (1/4 : 1 sendokteh dalam 1 gelas air)
2. kemoterapeutik untuk terapi kausal yaitu memberantas bakteri penyebab
diare, bisa diberikan obat golongan antibiotik, sulfonamid,
furazolidin, dan kliokinol ( harus dengan anjuran dokter)
3. obstipansia untuk terapi simptomatis, dapat terbagi lagi menjadi :
a. zat - zat pengurang peristaltik seperti loperamid, dan fenoksilat
b. adstringensia seperti tanalbumin
c. adsorbensi untuk menyerap racun seperti arang aktiv, atapulgite
d. mucilago seperti kaolin dan pectin
4. spasmolitika untuk melemaskan otot perut yang kejang sehingga
menyebabkan nyeri perut saat diare, bisa diberikan extr. beladon , atau
hyosine n-butilbromid.
5. suplemen , biasanya pengobatan diare terutama pada disertai dengan
pemberian suplemen agar anak tidak lemas , misalnya asupan zinc
Secara empiris, banyak juga obat tradisional yang dipercaya dapat
mengobati diare seperti daun jambu biji, air kelapa (sebagai cairan
elektrolit), air teh pahit, well... ini tergantung kepercayaan sih, ada
yang lebih percaya obat tradisional ada juga yang lebih percaya obat
modern. yang paling penting jika pengobatan diare ini tidak menunjukan
hasil yang baik segera bawa penderita ke rumah sakit untuk penanganan
lebih lanjut.
Semoga artikel ini bermanfaat.



Makasih infonya
BalasHapusMksh infonya
BalasHapus